Jenis-Jenis pisau Frais(Milling) part 1

JENIS-JENIS PISAU FRAIS (MILLING CUTTER)

 

 

 

JENIS-JENIS PISAU FRAIS (MILLING CUTTER)|Mesin Frais

Untuk melaksanakan berbagai operasi pengerjaan benda kerja pada mesin frais digunakan suatu alat potong yang sering disebut sebagai pisau frais atau milling cutter. Tidak seperti pahat pada mesin bubut atau mesin sekrap yang memiliki satu mata pemotong, pisau frais pada umumnya memikiki mata pemotong jamak.

 

Umumnya pisau frais mempunyai lebih dari satu galur (flute) dengan bentuk heliks. Bagian sepanjang tepi galur yang tajam disebut sebagai gigi. Di mana gigi pisau frais ini merupakan bagian yang memotong (menyayat) benda kerja yang difrais, dan beram atau tatal hasil penyayatan akan keluar dari pisau frais melalui galur.

Pisau frais biasanya mempunyai satu gigi atau lebih, di mana pisau frais yang memiliki 2, 3 atau 4 gigi merupakan pisau frais yang banyak digunakan.

Pisau frais dengan gigi lebih banyak akan menyayat benda kerja lebih cepat dibandingkan pisau frais dengan gigi lebih sedikit. Bentuk galur atau flute pisau frais biasanya dibuat berbentuk heliks, karena jika galur pisau frais dibuat lurus, maka ketika pisau frais digunakan untuk menyayat benda kerja pada satu saat seluruh panjang gigi akan menumbuk benda kerja. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya getaran, memperkecil ketelitian pengefraisan dan permukaan hasil penyayatan yang kasar. Oleh karena itu, dengan membuat galur pisau frais berbentuk heliks akan membuat gigi pisau frais menyayat benda kerja secara bertahap sehingga memperkecil getaran dan meningkatkan ketelitian.

 

Pisau frais umumnya berbentuk bulat panjang atau bulat pipih yang disekelilingnya terdapat gigi-gigi pemotong. Diameter pisau frais diukur antara puncak gigi pemotong yang satu dengan yang lainnya yang letaknya bersebrangan. Tebal atau lebar pisau frais diukur pada permukaan yang sejajar dengan sumbu pisau frais. Ukuran pisau frais biasanya dicantumkan pada bagian mukanya yang menunjukkan ukuran diameter pisau, tebal pisau dan diameter lubangnya. 

Misalnya pada bagian muka pisau frais tercantum ukuran 4" x 5" x 1", ini artinya pisau frais tersebut memiliki ukuran diameter 4", lebar pisau 5" dan diameter lubangnya 1".

 

Pisau frais jenis solid


 

Lubang pisau frais dibuat dengan ketelitian yang tinggi sehingga bisa masuk dengan pas pada arbor mesin frais. Pada lubang pisau frais ini terdapat alur pasak sebagai tempat kedudukan pasak sehingga pisau frais akan terikat dengan kuat pada arbor.

 

Selain pisau frais yang berlubang, ada juga pisau frais yang nemiliki tangkai, seperti pisau frais ujung (end mill), pisau frais alur-T dan lain-lain.

Pada pemakaiannya pisau frais bertangkai ini dipasang dengan menggunakan peralatan pemegang atau penjepit pisau frais seperti cekam kolet ataupun tool holder.
 


                          Pisau frais jenis sisipan               Gigi pemotong sisipan

 

Pisau frais ada yang berupa pisau frais solid, ada juga yang berupa pisau frais sisipan. Pada pisau frais jenis solid, gigi pemotongnya merupakan satu kesatuan dengan badan pisau. Sementara itu, pisau frais jenis sisipan memiliki gigi pemotong yang terpisah dengan badannya, di mana pada pemakaiannya gigi pemotong ini disisipkan ke sekeliling badan pisau.

1. Nama Bagian-Bagian Pisau frais

Pisau frais mempunyai bagian-bagian yang masing-masing memiliki nama yang telah diidentifikasi. Nama bagian-bagian pisau frais ini adalah umum untuk semua jenis pisau frais.

a. Jarak Bagi (Pitch)

Jarak bagi atau pitch merupakan jarak angular antara gigi-gigi yang berdekatan. Jarak bagi ditentukan oleh jumlah atau banyaknya gigi pada sebuah pisau frais.

b. Muka gigi (Face of tooth)

Muka gigi adalah permukaan bagian depan gigi yang membentuk tepi pemotong.

c. Tepi pemotong (Cutting edge)

Tepi pemotong merupakan sudut pada masing-masing gigi yang melaksanakan penyayatan dari sebuah pisau frais.

d. Pendarat (Land)

Pendarat atau land adalah permukaan sempit yang letaknya berada di belakang tepi pemotong dari masing-masing gigi pisau frais.

 

e. Sudut tatal (Rake angle)

Sudut tatal atau rake angle adalah sudut yang terbentuk antara muka gigi dan garis tengah pisau. Sudut tatal menetapkan tepi pemotong (cutting edge) dan memberikan jalan kecil untuk tatal (beram) yang terpotong dari benda kerja.

f. Sudut bebas primer (Primary clearance angle)

Sudut bebas primer merupakan sudut kemiringan dari land masing-masing gigi. Sudut ini diukur dari garis singgung ke garis tengah pisau pada tepi pemotong. Dengan adanya sudut bebas primer ini akan mencegah gigi-gigi pisau frais menggesek benda kerja setelah melakukan penyayatan.

g. Sudut bebas sekunder (Secondary clearance angle)

Sudut bebas sekunder merupakan sudut yang menetapkan land dari masing-masing gigi dan memberikan kebebasan tambahan untuk laluan cairan pendingin dan tatal atau beram.

h. Sudut heliks (Helix angle)

Sudut heliks merupakan sudut yang terbentuk antara gigi pemotong dengan sumbu utama pisau frais. Sudut heliks yang besar digunakan untuk mengefrais material yang lunak sedangkan sudut heliks yang lebih kecil dipakai untuk mengefrais material yang keras.

i. Alur pasak (keyway)

Alur pasak terdapat pada semua jenis pisau frais yang pemasangannya pada arbor. Alur pasak merupakan tempat kedudukan pasak yang akan mengikat atau mengunci pisau frais pada arbor.

j. Diameter lubang (Hole diameter)

Diameter lubang pisau frais menentukan ukuran diameter arbor di mana pisau frais akan dipasang. Pada lubang pisau frais ini terdapat alur pasak.

 


Artikel By admin

Share Article

ADVERTORIAL